Kepakaran - 杏吧原版影音杏吧原版影音, abbreviated Unand, is an accredited public university in West Sumatra, Indonesia. Known in science, technology, and social sciences./berita/kepakaran.feed2026-03-25T21:49:48+07:00杏吧原版影音Joomla! - Open Source Content ManagementKetika Transfer ke Daerah (TKD) Mengalami Penurunan Tahun Anggaran 2026, Siapa yang Menanggung Bebannya?2026-03-25T12:26:54+07:002026-03-25T12:26:54+07:00/berita/kepakaran/1764-tkd-pemerintah-anggaran-belanja-apbd.htmlHumas<p><img src="/" alt="Alt UNAND"></p><p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dalam APBN 2026 bukan sekadar angka dalam dokumen fiskal. Ia adalah kenyataan yang harus diterima daerah dan membuat ruang fiskal pemerintah daerah akan menyempit secara signifikan. Dan seperti yang pernah saya uraikan sebelumnya di akhir tahun 2025 (https://www.facebook.com/share/p/1B4n152oh3/), dampaknya hampir pasti akan menjalar ke dua hal yang paling krusial, pelayanan publik di daerah dan pertumbuhan ekonomi lokal. Ada pertanyaan yang jarang dibahas secara jujur: siapa yang sebenarnya akan menanggung beban dari penurunan ini? Apakah elit politik daerah rela menyesuaikan 鈥渒esejahteraan鈥 mereka, atau justru masyarakat luas yang akan merasakan dampaknya?</span></p>
<p><img src="/" alt="Alt UNAND"></p><p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dalam APBN 2026 bukan sekadar angka dalam dokumen fiskal. Ia adalah kenyataan yang harus diterima daerah dan membuat ruang fiskal pemerintah daerah akan menyempit secara signifikan. Dan seperti yang pernah saya uraikan sebelumnya di akhir tahun 2025 (https://www.facebook.com/share/p/1B4n152oh3/), dampaknya hampir pasti akan menjalar ke dua hal yang paling krusial, pelayanan publik di daerah dan pertumbuhan ekonomi lokal. Ada pertanyaan yang jarang dibahas secara jujur: siapa yang sebenarnya akan menanggung beban dari penurunan ini? Apakah elit politik daerah rela menyesuaikan 鈥渒esejahteraan鈥 mereka, atau justru masyarakat luas yang akan merasakan dampaknya?</span></p>
Bahasa Penolakan dan Kekerasan: Apa yang Gagal Dipahami dalam Komunikasi?2026-03-17T13:38:25+07:002026-03-17T13:38:25+07:00/berita/kepakaran/1761-penolakan-kekerasan-bahasa-komunikasi.htmlHumas<p><img src="//images/PAKAR/SL.png" alt="Alt UNAND" width="275" height="163" loading="lazy"></p><p style="text-align: justify;">Kasus kekerasan yang viral beberapa waktu lalu dengan narasi 鈥渃inta ditolak, kapak bertindak鈥 kembali menyadarkan publik bahwa persoalan kekerasan tidak selalu berawal dari tindakan fisik semata, tetapi sering kali bermula dari kegagalan memahami makna dalam komunikasi. Peristiwa ini bukan sekadar tragedi kriminal, melainkan juga menjadi cermin bagaimana bahasa khususnya bahasa penolakan dapat disalahartikan hingga memicu respons ekstrem.</p>
<p><img src="//images/PAKAR/SL.png" alt="Alt UNAND" width="275" height="163" loading="lazy"></p><p style="text-align: justify;">Kasus kekerasan yang viral beberapa waktu lalu dengan narasi 鈥渃inta ditolak, kapak bertindak鈥 kembali menyadarkan publik bahwa persoalan kekerasan tidak selalu berawal dari tindakan fisik semata, tetapi sering kali bermula dari kegagalan memahami makna dalam komunikasi. Peristiwa ini bukan sekadar tragedi kriminal, melainkan juga menjadi cermin bagaimana bahasa khususnya bahasa penolakan dapat disalahartikan hingga memicu respons ekstrem.</p>
Pengendalian Intern Tanpa Kendali? Evaluasi Kritis Implementasi Sistem Pengendalian Intern pada PTN Badan Hukum2026-03-11T11:27:44+07:002026-03-11T11:27:44+07:00/berita/kepakaran/1748-internal-kendali-unand-ptnbh.htmlHumas<p><img src="//images/PAKAR/Alinursal1.png" alt="Alt UNAND" width="198" height="142" loading="lazy"></p><p style="text-align: justify;">Sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 88 Tahun 2014 Tentang Perubahan Perguruan Tinggi Negeri menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum membawa konsekuensi besar, yaitu otonomi yang lebih luas dalam pengelolaan organisasi, keuangan, kemahasiswaan, ketenagaan, dan sarana prasarana. Otonomi tersebut diharapkan mendorong fleksibilitas, inovasi, dan daya saing global. Namun, di sisi lain, otonomi tanpa sistem pengendalian intern yang efektif berpotensi melahirkan risiko tata kelola, moral hazard, dan fraud. Di sinilah urgensi Sistem Pengendalian Intern menjadi krusial.</p>
<p><img src="//images/PAKAR/Alinursal1.png" alt="Alt UNAND" width="198" height="142" loading="lazy"></p><p style="text-align: justify;">Sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 88 Tahun 2014 Tentang Perubahan Perguruan Tinggi Negeri menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum membawa konsekuensi besar, yaitu otonomi yang lebih luas dalam pengelolaan organisasi, keuangan, kemahasiswaan, ketenagaan, dan sarana prasarana. Otonomi tersebut diharapkan mendorong fleksibilitas, inovasi, dan daya saing global. Namun, di sisi lain, otonomi tanpa sistem pengendalian intern yang efektif berpotensi melahirkan risiko tata kelola, moral hazard, dan fraud. Di sinilah urgensi Sistem Pengendalian Intern menjadi krusial.</p>
Membaca 111 Manuskrip Surat Pagang Gadai2026-03-10T09:53:02+07:002026-03-10T09:53:02+07:00/berita/kepakaran/1746-manuskrip-surat-gadai-pagang-fib-unand.htmlHumas<p><img src="/" alt="Alt UNAND"></p><p style="text-align: justify;">Pagang gadai merupakan praktik peminjaman uang atau emas dengan menggadaikan aset, di antaranya sawah atau tanah dan lainnya kepada pihak pemberi pinjaman. Sistem ini masih memberikan kesempatan kepada pemilik aset untuk menebus kembali asetnya setelah kondisi聽 keuangannya membaik. Perjanjian itu mereka tuangkan dan sepakati dalam sepucuk surat yang disebut surat pagang gadai. Surat-surat itu disimpan dengan baik oleh pemiliknya sebagai bukti kepemilikan atas aset yang mereka gadaikan. Kepemilikan aset tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga menyangkut identitas sosial dan keberlanjutan kaum.</p>
<p><img src="/" alt="Alt UNAND"></p><p style="text-align: justify;">Pagang gadai merupakan praktik peminjaman uang atau emas dengan menggadaikan aset, di antaranya sawah atau tanah dan lainnya kepada pihak pemberi pinjaman. Sistem ini masih memberikan kesempatan kepada pemilik aset untuk menebus kembali asetnya setelah kondisi聽 keuangannya membaik. Perjanjian itu mereka tuangkan dan sepakati dalam sepucuk surat yang disebut surat pagang gadai. Surat-surat itu disimpan dengan baik oleh pemiliknya sebagai bukti kepemilikan atas aset yang mereka gadaikan. Kepemilikan aset tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga menyangkut identitas sosial dan keberlanjutan kaum.</p>
Menulis untuk Merdeka: Perempuan dan Sastra dalam Membaca Ulang Hari Perempuan Internasional2026-03-09T12:17:02+07:002026-03-09T12:17:02+07:00/berita/kepakaran/1745-hari-perempuan-internasional.htmlHumas<p><img src="/" alt="Alt UNAND"></p><p style="text-align: justify;">Setiap 8 Maret, dunia merayakan Hari Perempuan Internasional dengan slogan, seminar, dan unggahan media sosial. Namun, pertanyaannya sederhana dan mengganggu, 鈥渁pakah perempuan sudah benar-benar bebas menentukan hidupnya sendiri?鈥 Bukan sekadar merdeka secara administratif, boleh sekolah, bekerja, dan memilih, melainkan merdeka dalam menentukan hidupnya tanpa tekanan, tanpa rasa takut, tanpa bayang-bayang diskriminasi.</p>
<p><img src="/" alt="Alt UNAND"></p><p style="text-align: justify;">Setiap 8 Maret, dunia merayakan Hari Perempuan Internasional dengan slogan, seminar, dan unggahan media sosial. Namun, pertanyaannya sederhana dan mengganggu, 鈥渁pakah perempuan sudah benar-benar bebas menentukan hidupnya sendiri?鈥 Bukan sekadar merdeka secara administratif, boleh sekolah, bekerja, dan memilih, melainkan merdeka dalam menentukan hidupnya tanpa tekanan, tanpa rasa takut, tanpa bayang-bayang diskriminasi.</p>
The Great Energy Blackout 2026: Kiamat Energi Total dan Runtuhnya Mesin Peradaban2026-03-08T17:53:58+07:002026-03-08T17:53:58+07:00/berita/kepakaran/1744-kiamat-energi-peradaban-mesin-blackout.htmlHumas<p><img src="//images/PAKAR/benny1.jpg" alt="Alt UNAND" width="198" height="129" loading="lazy"></p><p style="text-align: justify;">Dunia tidak lagi sekadar berada di ambang krisis; kita sedang melangkah masuk ke dalam kegelapan yang sistemik. Fenomena yang kini disebut para analis sebagai <em>"The Great Energy Blackout"</em><strong>,</strong> telah bermutasi dari sekadar lonjakan harga menjadi kelangkaan fisik yang melumpuhkan. Di tengah berkecamuknya konflik di Timur Tengah yang telah memasuki pekan krusial, stabilitas ekonomi global yang kita kenal selama puluhan tahun kini runtuh. Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang menghujam ke zona negatif pada kuartal kedua tahun ini, masyarakat dunia, termasuk di Indonesia, harus bersiap menghadapi realitas baru: hidup dalam keterbatasan energi yang ekstrem.</p>
<p><img src="//images/PAKAR/benny1.jpg" alt="Alt UNAND" width="198" height="129" loading="lazy"></p><p style="text-align: justify;">Dunia tidak lagi sekadar berada di ambang krisis; kita sedang melangkah masuk ke dalam kegelapan yang sistemik. Fenomena yang kini disebut para analis sebagai <em>"The Great Energy Blackout"</em><strong>,</strong> telah bermutasi dari sekadar lonjakan harga menjadi kelangkaan fisik yang melumpuhkan. Di tengah berkecamuknya konflik di Timur Tengah yang telah memasuki pekan krusial, stabilitas ekonomi global yang kita kenal selama puluhan tahun kini runtuh. Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang menghujam ke zona negatif pada kuartal kedua tahun ini, masyarakat dunia, termasuk di Indonesia, harus bersiap menghadapi realitas baru: hidup dalam keterbatasan energi yang ekstrem.</p>
Kesyahidan, Rudal, dan Drone Iran2026-03-07T13:18:31+07:002026-03-07T13:18:31+07:00/berita/kepakaran/1742-rudal-drone-iran.htmlHumas<p><img src="//images/PAKAR/Taufan.png" alt="Alt UNAND" width="252" height="164" loading="lazy"></p><p style="text-align: justify;"><strong>Kesyahidan Ali Khamenei Melawan Hegemoni Global</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Konsep kesyahidan dalam Islam bukanlah sekadar kematian di medan perang, melainkan sebuah puncak pengabdian yang berkelindan dengan falsafah pergerakan Islam untuk menegakkan kebenaran. Dalam buku Falsafah Pergerakan Islam (1988) karya Murtadha Muthahhari, pergerakan Islam dijelaskan memiliki landasan filosofis yang membedakannya dari gerakan materialis atau liberalis. Muthahhari menekankan bahwa nilai-nilai ketauhidan menjadi penggerak utama perubahan sosial, di mana kesyahidan dipandang sebagai suntikan semangat baru ke dalam tubuh masyarakat yang memberikan energi spiritual ilahiah untuk melawan kezaliman apa pun dan di mana pun.</p>
<p><img src="//images/PAKAR/Taufan.png" alt="Alt UNAND" width="252" height="164" loading="lazy"></p><p style="text-align: justify;"><strong>Kesyahidan Ali Khamenei Melawan Hegemoni Global</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Konsep kesyahidan dalam Islam bukanlah sekadar kematian di medan perang, melainkan sebuah puncak pengabdian yang berkelindan dengan falsafah pergerakan Islam untuk menegakkan kebenaran. Dalam buku Falsafah Pergerakan Islam (1988) karya Murtadha Muthahhari, pergerakan Islam dijelaskan memiliki landasan filosofis yang membedakannya dari gerakan materialis atau liberalis. Muthahhari menekankan bahwa nilai-nilai ketauhidan menjadi penggerak utama perubahan sosial, di mana kesyahidan dipandang sebagai suntikan semangat baru ke dalam tubuh masyarakat yang memberikan energi spiritual ilahiah untuk melawan kezaliman apa pun dan di mana pun.</p>
Mengintegrasikan AI dalam OBE: Menata Mutu, Integritas, dan Transformasi Asesmen di Era Kecerdasan Buatan2026-03-06T15:08:18+07:002026-03-06T15:08:18+07:00/berita/kepakaran/1741-obe-ai-kecerdasan-buatan.htmlHumas<p><img src="//images/PAKAR/Derisma.png" alt="Alt UNAND" width="438" height="280" loading="lazy"></p><p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Perkembangan </span><i><span style="font-weight: 400;">Artificial Intelligence</span></i><span style="font-weight: 400;"> (AI) telah mengubah lanskap pendidikan tinggi secara fundamental. Berbagai sistem berbasis AI kini mampu membantu mahasiswa menghasilkan esai, merangkum literatur, menulis kode program, hingga melakukan analisis data dalam waktu yang sangat singkat. Teknologi yang sebelumnya hanya digunakan pada bidang industri kini telah masuk ke ruang kelas dan menjadi bagian dari aktivitas akademik sehari-hari.</span></p>
<p><img src="//images/PAKAR/Derisma.png" alt="Alt UNAND" width="438" height="280" loading="lazy"></p><p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Perkembangan </span><i><span style="font-weight: 400;">Artificial Intelligence</span></i><span style="font-weight: 400;"> (AI) telah mengubah lanskap pendidikan tinggi secara fundamental. Berbagai sistem berbasis AI kini mampu membantu mahasiswa menghasilkan esai, merangkum literatur, menulis kode program, hingga melakukan analisis data dalam waktu yang sangat singkat. Teknologi yang sebelumnya hanya digunakan pada bidang industri kini telah masuk ke ruang kelas dan menjadi bagian dari aktivitas akademik sehari-hari.</span></p>
Perang AS鈥揑ran dan Ujian Ketahanan Energi Indonesia: Momentum Transformasi Menuju 20302026-03-05T13:51:42+07:002026-03-05T13:51:42+07:00/berita/kepakaran/1738-unand-us-iran-ketahanan-energi.htmlHumas<p><img src="//images/PAKAR/Makky.jpg" alt="Alt UNAND" width="1200" height="677" loading="lazy"></p><p style="text-align: justify;">Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran pada awal 2026 kembali menegaskan satu fakta fundamental: keamanan energi Indonesia masih sangat rentan terhadap dinamika geopolitik global. Ketegangan yang berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah, khususnya jalur distribusi strategis seperti Selat Hormuz, langsung memicu lonjakan harga minyak dunia dari asumsi APBN sekitar USD 70 per barel ke kisaran USD 78鈥80 per barel.</p>
<p><img src="//images/PAKAR/Makky.jpg" alt="Alt UNAND" width="1200" height="677" loading="lazy"></p><p style="text-align: justify;">Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran pada awal 2026 kembali menegaskan satu fakta fundamental: keamanan energi Indonesia masih sangat rentan terhadap dinamika geopolitik global. Ketegangan yang berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah, khususnya jalur distribusi strategis seperti Selat Hormuz, langsung memicu lonjakan harga minyak dunia dari asumsi APBN sekitar USD 70 per barel ke kisaran USD 78鈥80 per barel.</p>