听听
听 听
Opini Dosen
- Details
Stunting kerap kita jelaskan dengan bahasa teknis 鈥渒ekurangan gizi kronis pada seribu hari pertama kehidupan鈥 tetapi sesungguhnya ia juga masalah komunikasi dan pengambilan keputusan di dalam keluarga. Di banyak kampung, pembagian peran tradisional masih kuat: ayah dicitrakan sebagai pencari nafkah, ibu sebagai pengasuh. Pola posyandu yang hampir seluruh pesannya ditujukan kepada ibu tanpa sengaja ikut menguatkan sekat itu. Ibu datang, menerima banyak informasi, mengangguk sopan, lalu pulang dengan daftar saran yang harus dieksekusi di dapur. Sementara ayah, yang menentukan belanja mingguan dan sering mendapat porsi 鈥渢erbaik鈥 di meja makan, tidak mendengar pesan yang sama. Di titik inilah energi posyandu sering bocor: nasihat bergizi berhenti di kepala yang letih, tidak pernah berjumpa dengan dompet yang memutuskan mana yang dibeli.
- Details
Berbicara pembangunan tidaklah sekedar urusan proyek fisik atau infrastruktur seperti gedung dan jalan, melainkan ia adalah suatu proses yang kompleks. Di dalamnya ada dimensi sosial, ekonomi, dan politik. Salah satunya yang terpenting dalam proses ini ialah partisipatif, di mana manusia bukan hanya menjadi objek, melainkan juga sebagai subjek aktif yang terlibat dalam arah pembangunan atau kebijakan. Di Indonesia, demonstrasi selalu terjadi setiap tahunnya, yang kemudian menjadi salah satu bentuk paling nyata dari partisipasi publik dan membawa dampak terhadap arah kebijakan.
- Details
Di zaman ketika suara publik mengalir deras lewat media sosial, setiap pernyataan tokoh publik tak lagi sekadar ucapan. Ia menjadi cermin integritas, menjadi penanda kepemimpinan, dan sering kali juga menjadi sumber kepercayaan atau sebaliknya, kekecewaan. Tidak terkecuali bagi para pemimpin dan wakil rakyat yang setiap katanya ditunggu, dianalisis, bahkan diuji secara terbuka oleh masyarakat.
- Details
Di media sosial, kita sering melihat curhatan anak muda yang merasa masa depan di Indonesia suram. Belakangan, ungkapan #kaburajadulu ramai dipakai, mulai dari meme hingga video TikTok. Bagi sebagian orang, ini hanya guyonan. Namun jika dibaca lebih serius, tagar ini adalah cermin keresahan generasi muda sekaligus tanda meningkatnya fenomena brain drain arus keluarnya anak muda berpendidikan ke luar negeri.
- Details
Di era digital, panggung dakwah dan moralitas publik tidak lagi semata berada di masjid, forum pengajian, atau ruang-ruang institusional. Kini, media sosial telah menjelma menjadi arena utama untuk menyampaikan pesan-pesan religius, membangun afiliasi ideologis, dan menggerakkan komunitas berbasis emosi. Di Sumatera Barat鈥攚ilayah dengan akar budaya Islam yang kuat dan nilai lokal seperti Adat Basandi Syara鈥, Syara鈥 Basandi Kitabullah (ABS-SBK)鈥攆enomena ini berlangsung secara khas dan terstruktur.

